Berangkat dari semangat tersebut, PT Dharma Polimetal Tbk menyelenggarakan Team Building & Getting Commitment 2026 yang diikuti oleh 90 Unit Head dan Group Head selama dua hari di Green Forest Hotel Bogor dengan mengusung tema: "Keep Growing With Passion."
Dalam dunia industri manufaktur yang terus berkembang, tantangan tidak hanya datang dari persaingan bisnis, tetapi juga dari kemampuan setiap pemimpin untuk menjaga semangat tim, memperkuat kolaborasi, dan membangun komitmen yang sama menuju tujuan perusahaan.
Berangkat dari semangat tersebut, PT Dharma Polimetal Tbk menyelenggarakan Team Building & Getting Commitment 2026 yang diikuti oleh 90 Unit Head dan Group Head selama dua hari di Green Forest Hotel Bogor dengan mengusung tema: “Keep Growing With Passion.”
Program ini bukan sekadar kegiatan outing perusahaan. Seluruh rangkaian aktivitas dirancang menggunakan pendekatan Experiential Learning, sehingga setiap pengalaman yang dialami peserta menjadi media pembelajaran yang bermakna dan relevan dengan tantangan kepemimpinan di dunia kerja.
Hari pertama dimulai dengan perjalanan menuju Green Forest Hotel Bogor. Setelah sesi pembukaan dan internal meeting bersama manajemen perusahaan, peserta memasuki agenda utama yang paling dinantikan, yaitu Experiential Learning – Food Truck Frenzy.
Bayangkan sebuah kompetisi memasak yang dipadukan dengan tantangan bisnis, manajemen proyek, pelayanan pelanggan, hingga pengelolaan sumber daya dalam waktu yang terbatas. Di sinilah peserta tidak hanya diminta untuk menghasilkan makanan terbaik, tetapi juga belajar bagaimana:
Setiap tim harus mampu menyelaraskan ide, kreativitas, serta kemampuan eksekusi agar mampu menghadirkan “food truck” terbaik. Suasana kompetitif terasa sejak menit pertama. Tawa, diskusi, hingga adu strategi mewarnai setiap sudut area permainan. Namun di balik keseruannya, setiap tantangan menyimpan pesan pembelajaran tentang pentingnya kolaborasi, kepemimpinan, dan rasa memiliki terhadap hasil kerja tim.
Salah satu filosofi utama dalam Experiential Learning adalah bahwa permainan bukanlah tujuan akhir. Yang jauh lebih penting adalah proses refleksi setelah aktivitas berlangsung. Melalui sesi Debrief & Reflection, setiap peserta diajak melihat kembali bagaimana mereka mengambil keputusan, berkomunikasi, mengatasi tekanan, hingga menyelesaikan konflik yang muncul selama permainan berlangsung.
Banyak peserta menyadari bahwa tantangan yang mereka alami selama permainan ternyata sangat mirip dengan dinamika yang terjadi dalam pekerjaan sehari-hari. Inilah momen ketika pembelajaran benar-benar terjadi.
Memasuki malam hari, suasana berubah menjadi lebih hangat. Setelah makan malam bersama, seluruh peserta mengikuti rangkaian Department Performance, Program Reflection, hingga Commitment Declaration. Setiap kelompok diberikan kesempatan untuk menyampaikan refleksi, apresiasi, serta komitmen yang ingin mereka bawa kembali ke lingkungan kerja.
Momen ini menjadi salah satu bagian paling emosional dalam keseluruhan program. Tidak sedikit peserta yang menyampaikan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh target bisnis, tetapi juga oleh kualitas hubungan antar manusia yang bekerja di dalamnya. Kebersamaan kemudian ditutup dengan acara Bonfire & Engagement, menghadirkan suasana santai yang mempererat hubungan antar Unit Head dan Group Head di luar rutinitas pekerjaan.
Hari kedua menghadirkan tantangan yang berbeda. Setelah sarapan bersama, seluruh peserta menuju Sungai Cisadane, Bogor untuk mengikuti Rafting Expedition. Jeram demi jeram bukan hanya menjadi tantangan fisik, tetapi juga menjadi simulasi nyata mengenai pentingnya koordinasi tim.
Dalam rafting, tidak ada ruang untuk ego.
Setiap kayuhan harus selaras.
Setiap instruksi harus didengar.
Setiap keputusan harus diambil bersama.
Apabila satu orang kehilangan ritme, seluruh perahu akan kehilangan arah.
Nilai-nilai tersebut menjadi representasi yang sangat relevan dengan kehidupan organisasi. Kesuksesan perusahaan tidak pernah dibangun oleh satu individu, melainkan oleh tim yang mampu bergerak dalam ritme yang sama.
Tema “Keep Growing With Passion” terasa hidup sepanjang dua hari pelaksanaan program. Bukan hanya melalui slogan, tetapi melalui setiap pengalaman yang dirasakan langsung oleh seluruh peserta. Mulai dari menyusun strategi dalam Food Truck Frenzy, berbagi peran, menghadapi tekanan waktu, hingga mengarungi derasnya Sungai Cisadane, semuanya mengajarkan bahwa pertumbuhan tidak pernah terjadi secara instan.
Pertumbuhan membutuhkan semangat. Membutuhkan keberanian untuk belajar. Membutuhkan kepercayaan kepada rekan satu tim. Dan yang terpenting, membutuhkan komitmen untuk terus bergerak maju bersama.
Di Red Avenue Indonesia, kami percaya bahwa pembelajaran terbaik lahir dari pengalaman yang dirasakan secara langsung. Melalui pendekatan Experiential Learning, setiap aktivitas dirancang bukan hanya untuk memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga menghasilkan perubahan pola pikir, perilaku, dan budaya kerja yang lebih kolaboratif.
Karena pada akhirnya, aktivitas hanyalah media. Perubahan perilaku adalah tujuan utamanya.
Apabila perusahaan Anda sedang merencanakan kegiatan Team Building, Leadership Training, Getting Commitment, Corporate Gathering, atau Experiential Learning, tim Red Avenue Indonesia siap membantu merancang program yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi Anda.
Setiap program kami dirancang dengan tujuan pembelajaran yang jelas, aktivitas yang relevan dengan tantangan bisnis, serta proses refleksi yang mampu mengubah pengalaman menjadi aksi nyata di lingkungan kerja.
Mari ciptakan pengalaman belajar yang tidak hanya berkesan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi perkembangan tim dan organisasi Anda.