Negosiasi adalah salah satu kompetensi kepemimpinan yang paling sering digunakan namun paling jarang benar-benar dilatih. Dari negosiasi gaji, kontrak vendor, alokasi anggaran antar divisi, hingga kesepakatan klien strategis — setiap pemimpin dan profesional melakukan negosiasi hampir setiap hari, seringkali tanpa disadari. The Negotiator adalah program berbasis Experiential Learning 5.0 yang mengangkat negosiasi dari sekedar ‘naluri’ menjadi kompetensi yang terstruktur, terlatih, dan dapat diandalkan dalam kondisi paling menantang sekalipun. Program ini bukan tentang memenangkan dengan cara menekan — tapi tentang menciptakan kesepakatan yang menguntungkan semua pihak dengan kecerdasan dan strategi.
CORE OBJECTIVE — VALUE
- Negotiation Framework Mastery — membangun pemahaman mendalam tentang prinsip, tahapan, dan taktik negosiasi efektif
- BATNA Intelligence — mengembangkan kemampuan mengidentifikasi dan memanfaatkan Best Alternative to Negotiated Agreement
- Emotional Regulation — melatih kemampuan mengelola emosi dan membaca emosi lawan dalam meja negosiasi
- Value Creation Mindset — mengubah pola pikir dari ‘menang-kalah’ menjadi ‘menciptakan nilai bersama’
- Persuasive Communication — membangun kemampuan berkomunikasi yang meyakinkan, jelas, dan berpengaruh
SIGNATURE EXPERIENCE
Tim-tim Negotiator menghadapi serangkaian skenario negosiasi yang semakin kompleks — mulai dari negosiasi sumber daya internal antar divisi, negosiasi kontrak dengan klien yang sulit, hingga negosiasi krisis di mana kedua pihak memiliki tekanan sangat tinggi. Setiap skenario menggunakan roleplay yang sangat realistis dengan fasilitator berperan sebagai pihak lawan yang terlatih. Setiap sesi negosiasi direkam, dianalisis, dan didebriefing secara mendalam menggunakan framework EL 5.0.
PROGRAM SNAPSHOT
|
Durasi |
Full Day (6–8 jam) |
|
Peserta |
20 – 60 orang |
|
Target Peserta |
Manajer, sales leaders, procurement, business development, semua yang bernegoisasi |
|
Format |
Negotiation simulation + roleplay + strategic debrief |
|
Lokasi |
Indoor — ruang dengan beberapa area negosiasi terpisah |
|
Metodologi |
Experiential Learning 5.0 — Negotiation Science + Behavioral Simulation |
AKTIVITAS PROGRAM
- Negotiation Self-Assessment: peserta mengidentifikasi gaya negosiasi natural mereka saat ini
- The Negotiation Framework: workshop singkat tentang Harvard Negotiation Method dan BATNA
- Scenario #1 — Internal Resource Negotiation: negosiasi alokasi anggaran antar dua divisi yang bersaing
- Debrief #1: mengidentifikasi pola komunikasi, taktik yang digunakan, dan value yang ditinggalkan di meja
- Scenario #2 — Vendor Contract Negotiation: negosiasi kontrak dengan vendor yang memiliki posisi kuat
- Debrief #2: analisis BATNA, titik walk-away, dan momen di mana negosiasi bergeser
- Scenario #3 — Client Escalation Negotiation: menyelamatkan hubungan dengan klien yang marah dan frustrasi
- Scenario #4 — Multi-Party Negotiation: tiga pihak dengan kepentingan berbeda harus mencapai satu kesepakatan
- Debrief #3 & #4: analisis mendalam tentang koalisi, tekanan waktu, dan manajemen agenda
- Personal Negotiation Playbook: setiap peserta menyusun playbook negosiasi personal yang siap digunakan
- The Negotiator Debrief: refleksi akhir tentang prinsip negosiasi yang paling transformatif bagi setiap peserta


WhatsApp us