Learning Lab Series – Experiential Learning 5.0

WELCOME TO LEARNING LAB SERIES

Selamat datang di Learning Lab Series – ruang eksperimen, refleksi, dan transformasi untuk para praktisi pembelajaran di era 5.0. Di sini, kita tidak hanya berbagi pengalaman, tapi membangun perubahan nyata bersama. Melalui sesi-sesi kolaboratif, peserta akan masuk dalam perjalanan yang bukan sekadar belajar, tapi mengalami untuk bertransformasi.

Learning Lab Series adalah rangkaian sesi pembelajaran mendalam yang dirancang untuk menciptakan transformasi pribadi dan profesional melalui pendekatan Experiential Learning 5.0. Peserta tidak hanya belajar, tapi juga mengalami, merefleksi, dan menciptakan perubahan.

KARAKTERITIK LEARNING LAB SERIES

A. Berbasis EL 5.0 Cycle : dari pengalaman, refleksi, hingga aksi transformatif
B. Kolaboratif & Interaktif: peserta bukan hanya audiens, tapi co-creator
C. Inovatif & Adaptif: menggunakan teknologi, narasi, dan praktik berbasis konteks
D. Tujuan Jangka Panjang: membentuk transformasi pola pikir bukan sekedar transfer skill.

BENEFIT LEARNING LAB

1. Nuansa: Eksperimen, eksploratif, co-creation, sangat cocok untuk pendekatan EL 5.0.
2. Cocok untuk: Program transformasional, kolaboratif, dan berpusat pada peserta.
3. Kesan : Inovatif, terbuka, dan kekinian

LEARNING LAB SESSION

IGNITE LAB: Sesi pembuka untuk membakar semangat, mengenal peserta lain, dan menyiapkan mindset 5.0
REFLECTION LAB : Menggali pengalaman pribadi & profesional, menghubungkannya dengan nilai transformasi
DESIGN LAB : Membangun solusi & ide melalui simulasi, design thinking, dan permainan peran
HUMAN TECH LAB : Mengintegrasikan teknologi dalam EL tanpa kehilangan nilai humanis dan empatik
STORY LAB : Mengasah kemampuan narasi, refleksi, dan membuat makna atas pengalaman
TRANSFORMATION LAB : Sesi penutup untuk menyatukan semua pembelajaran menjadi komitmen aksi jangka panjang

CLASS BACKGROUND

SEJARAH PERKEMBANGAN EXPERIENTIAL LEARNING 1.0 – 5.0

EL 1.0 — “FOUNDATIONAL ERA”
Era: 1970-an – 1990-an
Tokoh Kunci: David A. Kolb (Experiential Learning Theory, 1984)
Ciri Khas: Pembelajaran berbasis pengalaman langsung.
Siklus 4 tahap: Concrete Experience – Reflective Observation – Abstract Conceptualization – Active Experimentation.
Pendekatan individual, banyak digunakan dalam pelatihan outdoor, pelatihan kepemimpinan, dan edukasi alternatif.

Contoh Aktivitas:
Outbound, simulasi, role play, refleksi sederhana.

EL 2.0 — “STRUCTURED LEARNING ERA”
Era: 1990-an – awal 2000-an
Fokus: Profesionalisasi dan sistematisasi EL dalam pendidikan & korporat.
Ciri Khas: Fasilitasi lebih terstruktur dengan kerangka desain yang sistematik.
Munculnya model-model lain seperti: 5E Learning Cycle, ALPS Model, dan penggunaan refleksi terstruktur.
Penerapan luas di sekolah, universitas, pelatihan SDM, dan komunitas.

Inovasi:
Buku panduan fasilitator, metode asesmen hasil EL, kurikulum berbasis pengalaman.

EL 3.0 — “COLLABORATIVE & SOCIAL LEARNING ERA”
Era: 2000-an – 2010-an
Fokus: Learning is Social, Not Just Individual

Ciri Khas : Pembelajaran berbasis kelompok, kolaboratif, dan komunitas.

Penggunaan media sosial dan teknologi untuk berbagi pengalaman dan refleksi.
Munculnya teori Communities of Practice (Lave & Wenger), pembelajaran berbasis proyek, dan service learning.

Contoh:
Program pembelajaran lintas budaya, live-in, learning journey, CSR-based learning.

EL 4.0 — “DIGITAL IMMERSION & FUTURE SKILLS ERA”
Era: 2010-an – 2020
Fokus: Integrasi teknologi & pengembangan soft + future skills
Ciri Khas : Integrasi AR, VR, gamifikasi, e-learning, blended learning dalam EL.
Fokus pada keterampilan abad 21: critical thinking, creativity, collaboration, communication (4C).
Penggunaan platform digital: LMS, simulator, mobile adventure apps.

Contoh:
Virtual Team Building, Digital Escape Room, Blended Adventure Learning.

EL 5.0 — “HUMAN-DIGITAL-EMOTIONAL TRANSFORMATION ERA”
Era: 2020 – sekarang (dan masa depan)
Fokus: Transformatif, adaptif, dan humanis dalam dunia yang terdigitalisasi.
Ciri Khas : Learning is Emotional, Relational, and Adaptive.
Pendekatan integratif: manusia ⟷ teknologi ⟷ nilai transformatif.
EL menjadi jalan untuk perubahan personal, organisasi, dan sosial.
Fasilitasi berbasis empati, co-creation, storytelling, dan refleksi mendalam.

Prinsip EL 5.0:
1. Human-centered design
2. Emotional engagement
3. Deep adaptive reflection
4. Tech-enhanced, not tech-led
5. Meaning-making
6. Co-creation & collaboration
7. Sustainability & transformation

Contoh Program:
Digital Expedition, Experiential Coaching, Hybrid Cultural Journey, Transformational Leadership Lab

TRANSFORMASI MENUJU MASA DEPAN

Experiential Learning bukan sekadar metode. Ia adalah gerakan pendidikan masa depan yang menggabungkan pengalaman nyata, refleksi bermakna, teknologi cerdas, dan koneksi antarmanusia untuk menghadirkan pembelajaran yang benar-benar mengubah hidup.
EL 5.0 bukan tentang teknologi canggih, tapi tentang manusia yang lebih sadar, lebih bijak, dan siap bertransformasi.
EL 5.0 bukan sekadar metode belajar, tapi platform evolusi manusia melalui pengalaman.
Karena di masa depan, bukan yang paling pintar yang bertahan, tapi yang paling mampu bertransformasi secara bermakna.

Program Objective

Secara umum, program ini bertujuan untuk:

Program Structure

Durasi Program: 2 hari
Peserta : EL Programmer, Fasilitator, Trainer, Guru, Coach, HRD, dan Konsultan EL
Format: Tatap muka (in-class + experiential outdoor)
Participants: 20-50 pax (On-site)
Location: Sofyan Hotel Soepomo, Tebet – Jakarta Selatan

Learning Method

Pelatihan ini menggunakan 5 Tahapan Siklus EL 5.0

Struktur Materi & Agenda

Berikut adalah Struktur materi dan agenda sesi pelatihan selama 2 hari untuk program Experiential Learning 5.0 yang dirancang khusus bagi praktisi Experiential Learning di Indonesia.

DAY 1 – FOUNDATIONS AND TRANSFORMATIONAL DESIGN
OPENING & ICE BREAKING — “MASUK KE RUANG EL 5.0
EVOLUSI EXPERIENTIAL LEARNING — “FROM KOLB TO 5.0”
PRINSIP DASAR EL 5.0
DESIGNING IMPACTFUL EL 5.0

DAY 2 – PRACTICE & COLLABORATION FOR TRANSFORMATION
DIGITAL & TECH TOOLS IN EL 5.0
TEKNIK REFLEKSI TRANSFORMATIF
FACILITATION CHALLENGE (OUTDOOR/SIMULASI)
LEARNING INTEGRATION & CO-CREATION
CLOSING CEREMONY


Siap upgrade cara belajarmu?
Yuk daftar sekarang di Learning Lab Series – EL 5.0! Full on-site!
Bonus hoodie untuk pendaftar tercepat!

Informasi & Pendaftaran Learning Lab Series – Experiential Learning 5.0

Silakan isi kolom di bawah ini untuk informasi dan mendaftarkan diri Anda dan menjadi bagian dari perjalanan transformasi pembelajaran masa depan!

Name

Berikut adalah FAQ (Frequently Asked Questions) untuk program Learning Lab Series – Experiential Learning 5.0

Learning Lab Series adalah program pelatihan intensif yang dirancang untuk memperkenalkan, memperdalam, dan mengaktifkan praktik Experiential Learning 5.0 — sebuah pendekatan pembelajaran masa depan yang menggabungkan pengalaman nyata, teknologi, desain kolaboratif, dan transformasi personal.

Program ini terbuka untuk:
1. Praktisi pelatihan dan pengembangan SDM
2. Fasilitator dan trainer Experiential Learning
3. Guru, dosen, dan pendidik kreatif
4. Profesional yang ingin berinovasi dalam pembelajaran berbasis pengalaman

Peserta akan mendapatkan:
1. Fondasi Experiential Learning 5.0
2. Teknik fasilitasi modern & interaktif
3. Integrasi teknologi dalam pembelajaran pengalaman
4. Studi kasus dan praktik langsung

Harga Reguler: Rp 4.500.000
Harga Khusus Anggota AELI: Rp 3.500.000 (Special Member Rate)

Termasuk:
– Modul lengkap
– Konsumsi & fasilitas selama pelatihan
– Sertifikat
– Akses materi digital
– Networking dengan komunitas praktisi
– Hoodie limited edition (untuk 20 pendaftar pertama)

Silakan isi form pendaftaran di atas ini. Tim kami akan segera menghubungi Anda untuk konfirmasi dan informasi lanjutan.

– 20 pendaftar pertama akan mendapatkan hoodie limited edition EL 5.0
– Kesempatan bergabung dengan Experienti Learning 5.0 Community of Practice
– Undangan khusus untuk event-event kolaboratif AELI berikutnya

Learning Lab Series menghadirkan pendekatan Experiential Learning 5.0 – generasi terbaru dari pembelajaran berbasis pengalaman yang mengintegrasikan:
– Teknologi dan digitalisasi
– Kecerdasan emosional dan kesadaran sosial
– Kolaborasi antargenerasi
– Sustainability mindset
– Personal transformation through immersive design
– Peserta tidak hanya belajar, tapi juga menciptakan, mengalami, dan menginternalisasi perubahan.

80% dari program ini berbasis praktik langsung dan pengalaman interaktif. Setiap sesi dirancang sebagai learning lab — laboratorium pembelajaran aktif yang melibatkan simulasi, permainan peran, proyek tim, dan eksperimen fasilitasi.

Ya. Peserta akan menerima:
– Pre-work berupa refleksi diri dan pengantar konsep dasar EL 5.0
– Post-program action plan untuk implementasi nyata di lingkungan kerja atau komunitas masing-masing

Karena sifatnya sangat interaktif dan berbasis pengalaman, kami sangat menganjurkan kehadiran penuh. Namun, jika ada kondisi khusus, silakan komunikasikan dengan tim panitia untuk solusi terbaik, termasuk kemungkinan pengganti sesi atau akses ke rekaman materi tertentu.

Tidak wajib. Program ini dirancang untuk semua level praktisi pembelajaran, baik yang baru memulai maupun yang sudah berpengalaman dan ingin bertransformasi mengikuti perkembangan zaman.

Sangat cocok. Learning Lab Series juga bisa menjadi inspirasi pengembangan SDM dan sistem pelatihan internal. Beberapa organisasi bahkan mengirimkan timnya untuk belajar dan langsung mengadaptasi metode ini ke lingkungan kerja mereka.

Ya. Untuk menjaga efektivitas proses fasilitasi, jumlah peserta sangat dibatasi. Pendaftaran akan ditutup jika kuota telah terpenuhi. Pastikan Anda menjadi bagian dari angkatan pertama yang merasakan Experiential Learning 5.0 secara utuh!

Untuk kenyamanan dan kelancaran selama program on-site, berikut daftar perlengkapan yang wajib dan disarankan dibawa oleh peserta:
Wajib Dibawa:
– Kartu identitas (KTP/SIM/Kartu Pegawai) untuk keperluan registrasi
– Laptop + Charger
– Notebook / Buku Catatan & Alat Tulis untuk mencatat insight selama sesi
– Pakaian santai namun sopan (disarankan kaos berkerah, celana panjang atau training)
– Sepatu yang nyaman untuk aktivitas bergerak (bukan sandal)
– Botol minum pribadi (refillable) – kami mendukung pengurangan sampah plastik
– Perlengkapan pribadi (obat-obatan pribadi, perlengkapan ibadah, dll.)
– Powerbank

  1. Apakah saya harus hadir tepat waktu? Ya. Peserta wajib hadir tepat waktu untuk menjaga alur pembelajaran dan menghargai proses kelompok. Peserta yang terlambat bisa kehilangan bagian penting dari sesi fasilitasi.
  2. Bolehkah menggunakan handphone selama sesi? Selama sesi berlangsung, peserta dianjurkan untuk meminimalisir penggunaan handphone, kecuali untuk keperluan aktivitas yang diarahkan oleh fasilitator. Fokus penuh sangat dibutuhkan untuk pengalaman belajar maksimal.
  3. Bagaimana aturan kerja sama dalam kelompok? Learning Lab menggunakan pendekatan kolaboratif dan partisipatif. Setiap peserta akan bekerja dalam kelompok dan diharapkan:
    – Aktif berkontribusi
    – Saling mendengarkan dan mendukung
    – Menghargai perbedaan gaya belajar dan pendapat
  4. Apakah disediakan makan dan minum selama program? Ya. Panitia akan menyediakan:
    Apakah disediakan makan dan minum selama program?
    – Makan siang
    – Coffee break (pagi dan sore)
    – Air minum isi ulang (harap membawa botol pribadi)
  5. Bolehkah mendokumentasikan kegiatan? Tim dokumentasi resmi akan mengambil gambar dan video selama program. Peserta diperbolehkan mengambil dokumentasi pribadi tanpa mengganggu jalannya sesi. Beberapa sesi mungkin bersifat pribadi dan tidak boleh direkam – ikuti arahan fasilitator.
  6. Apakah saya bisa bertanya atau berdiskusi selama pelatihan? Sangat dianjurkan! Learning Lab mendorong suasana dialog terbuka. Silakan bertanya, berbagi pengalaman, atau berdiskusi baik saat sesi maupun saat informal (break/lunch).

WhatsApp WhatsApp us